Handphone Motorola Milestone review: Teknologi = Harga
Setelah sekian lama rasanya tak mendengar gebrakan dari Motorola Mobile, kini mereka kembali dengan menghadirkan MOTOROLA MILESTONE atau dikenal juga dengan nama MOTOROLA DROID. Menggunakan ANDROID v2.0 (Eclair) sebagai OS nya dan melengkapi diri dengan teknologi dan spesifikasi kelas atas (bahkan merupakan salah satu handphone ANDROID dengan spesifikasi terbaik), Motorola kali ini berharap bisa berada di tangga toplist penjualan untuk rentang waktu yang cukup lama. Walaupun termasuk mahal secara harga dibanding smartphone Nokia dan Samsung, namun banyak pengguna mengaku puas setelah berjibaku dengan MOTOROLA MILESTONE. Berikut kami coba untuk mendeskripsikan MOTOROLA MILESTONE untuk pembaca yang budiman sekalian.
Pada MOTOROLA MILESTONE terdapat prosesor ARM Cortex A8 600MHz dan 256 MB RAM yang rasanya cukup memberikan jaminan kelancaran dalam beraktifitas. Tidak hanya itu, handphone satu ini juga dilengkapi dengan PowerVR SGX graphics accelerator (VGA). Sedangkan layarnya sendiri adalah layar 3.7 inchi 16M-color capacitive touchscreen dengan resolusi WVGA 480 x 854 pixel. Dari kedua fakta terakhir jelas menggambarkan kalau layar dari MOTOROLA MILESTONE merupakan salah satu layar dengan resolusi terbesar dan memiliki tingkat kejernihan dan ketajaman gambar yang menjanjikan. Sunlight legibility dari layar ini juga termasuk salah satu yang terbaik, hampir menyamai layar yang ada pada iPhone. Tingkat sensitifitas layar jelas memuaskan seperti layaknya capacitive touchscreen pada kebanyakan smartphone kelas atas lainnya. Namun yang perlu diingat dari layar capacitive touchscreen adalah hanya bisa disentuh dengan menggunakan jari, jadi tidak bisa menggunakan stylus, sarung tangan atau kuku. Disamping itu MOTOROLA MILESTONE juga dilengkapi dengan sensor Accelerometer untuk auto-rotasi, Proximity sensor untuk auto turn-off dan MILESTONE juga support untuk metode multi-touch input (pinch zooming, dll).
Dimensi dari MOTOROLA MILESTONE (jika slider QWERTY tidak dibuka) hampir sama dengan Apple iPhone 3GS yaitu 115.8 x 60 x 13.7 mm dan mempunyai berat 165 grams. Cukup berat memang, tapi itu bisa dimaklumi karena MILESTONE menggunakan bahan metal untuk konstruksi bodinya. Dengan menggeser slider maka user akan mendapatkan QWERTY keyboard. Keyboard QWERTY yang ada pada MOTOROLA MILESTONE menawarkan kenyamanan dan kecepatan dalam penginputan teks karena tombol-tombolnya cukup besar dan feedback nya juga sangat memadai.
ANDROID OS memang bukan berita baru untuk sekarang ini, tapi MOTOROLA MILESTONE merupakan handphone pertama yang menggunakan ANDROID OS versi terbaru yaitu versi 2.0. Versi terbaru ini hadir dengan berbagai fitur baru dan perubahan atau update di berbagai segmen seperti pada web browser, pesan, phonebook dan lainnya yang nanti akan dibahas pada segmen masing-masing. Pada versi terbaru dari ANDROID OS pada MOTOROLA MILESTONE sayangnya tidak membawa perubahan yang signifikan pada User Interface (UI) namun tetap menawarkan kemudahan dan pengalaman yang menarik. Diantaranya adalah Homescreen, yang merupakan hal paling menonjol dari ANDROID User Interface. Dimana pada homescreen, user bisa menempatkan berbagai item yang diinginkan. Secara default terdapat tiga jendela layar homescreen pada MOTOROLA MILESTONE (yang bisa digeser-geser dengan menyapukan sentuhan secara horizontal pada layar). Setiap jendela layar homescreen bisa diisi dengan berbagai shortcut apllikasi, folder atau widget. Jika user tidak menyukai default homescreen yang disediakan oleh MOTOROLA MILESTONE maka bisa mencari alternatif lainnya di Google Market. Pilihan alternatif ini menawarkan beberapa perbedaan dalam perorganisasian dan juga jumlah jendela layar yang lebih banyak.
Aset lain dari ANDROID OS adalah terdapatnya notification area yang bisa diakses lewat bar status yang terdapat pada bagian atas dari layar. Notification area ini berisi daftar/list pemberitahuan atau peringatan. Dengan menyentuh salah satu dari list pemberitahuan maka akan mengakses hal yang berhubungan dengan isi pemberitahuan. Misalnya jika menyentuh pemberitahuan tentang applikasi yang sudah terinstall maka langsung akan membuka applikasi yang bersangkutan atau jika ada pemberitahuan telah selesai download maka akan langsung membuka file hasil download tersebut. Yang perlu diingat adalah ketika mengakses notification area dimanapun dia berada maka tidak akan menginterupsi pekerjaan yang sedang user jalankan.
Hal lainnya dari ANDROID OS ini adalah Task Switcher yang bisa dimunculkan lewat tombol Home yang ada dibawah layar. Task switcher ini memberikan user akses kepada enam applikasi yang paling sering digunakan. Sedangkan untuk applikasi-applikasi yang tidak ada pada Task Switcher tetap bisa dijalankan di background namun untuk mengaksesnya kembali harus secara manual. Pada handphone-handphone ANDROID (termasuk MOTOROLA MILESTONE), jika memori yang ada hampir habis atau tidak mencukupi maka ada kemungkinan handphone secara otomatis akan menutup applikasi yang sedang tidak aktif dan nantinya akan direstore kembali persis dalam keadaan atau posisi ketika ditutup jadi tidak perlu mengulang dari awal.
Dengan memori internal sebesar 133 MB, phonebook pada MOTOROLA MILESTONE sejatinya bisa diisi kontak plus berbagai entry detail dengan limit hampir tak terbatas. Pada segmen ini MOTOROLA MILESTONE dengan ANDROID 2.0 nya menyatakan support untuk quick kontak yang berarti user bisa menambahkan photo kontak dan menggunakannya untuk menelepon, mengirim pesan atau email. Perubahan lainnya dari ANDROID 2.0 adalah support untuk multiple akun untuk email dan sinkronisasi kontak termasuk akun Exchange. User bisa menandai kontak dengan "bintang" yang mana nantinya kontak tersebut akan masuk pada tab Favorite. Untuk kontak dengan akun Gmail maka tersedia group khusus yang dinamakan "Starred in ANDROID". Menambahkan photo pada kontak juga cukup mudah dan unik. User tinggal memilih salah satu photo dan kemudian bisa meng-crop bagian mana dari photo yang ingin ditampilkan.
Ketika melakukan percakapan telepon, suara yang dihasilkan terdengar jelas dan jernih, baik itu menggunakan headphone ataupun loadspeaker. Berkat adanya proximity sensor, jika user mendekatkan handphone ke telinga atau pipi maka fungsi touchscreen layar otomatis akan di non-aktifkan. Jadi user tak perlu khawatir menyentuh layar ketika menelpon karena itu tidak akan menjalankan apapun alias tidak akan menginterupsi percakapan.
Segmen messasing/pesan pada MOTOROLA MILESTONE mampu menangani SMS, MMS dan email. Pada editor pesan, begitu memasukkan content multimedia pada editor sms maka berarti akan langsung berubah menjadi mms, dan begitu memasukkan alamat email pada kotak address maka berarti berubah menjadi pesan email. Kotak "inbox" SMS pada MOTOROLA MILESTONE ini tampil dalam bentuk Threaded View, yang berarti pesan-pesan yang masuk atau keluar antara user dan salah satu kontak akan dikelompokkan menjadi satu thread (seperti chat antara dua orang). User bisa mensetting berapa jumlah pesan untuk masing-masing thread. Jika ada pesan baru masuk dan quota (yang sudah disetting) habis maka pesan yang paling lama akan otomatis terhapus. Sedangkan pada editor pesan terdapat kotak tap-to-compose yang jika ditekan terus tahan akan memberikan akses untuk copy, cut dan paste teks pesan ke applikasi lain seperti email, notes, chats, dll. Salah satu update dari ANDROID OS v2.0 ini adalah sudah tersedianya fasilitas untuk pencarian sms atau mms tertentu yang diinginkan dari archive pesan yang ada pada handphone. Beralih ke urusan email, dimana folder untuk email terpisah sendiri. MOTOROLA MILESTONE ini support untuk multiple email account (termasuk Exchange account), attachment dan push email. Applikasi IM (Instant Messaging) yang sudah langsung tersedia pada sektor messaging ini adalah Google Talk yang jaringannya kompatibel dengan Pidgin, Kopete, iChat dan Ovi Contacts. Sedangkan untuk input teks pesan, user bisa menggunakan hardware QWERTY keyboard atau virtual QWERTY keyboard yang support untuk multi touch input.
Sektor multimedia pada MOTOROLA MILESTONE mencakup Gallery, Musik dan Video. Pada Gallery (Image), support untuk gesture control (panning dan berpindah gambar dengan menyapukan sentuhan) dan pinch zooming (zooming dengan cara menjepitkan/mengapitkan dua jari atau sebaliknya). Untuk Musik Player yang ada pada MOTOROLA MILESTONE support untuk file audio MP3/eAAC+/WAV/WMA9. Kelebihan yang dimilki player musik MILESTONE ini adalah terdapat fitur menarik yang bisa mencari dan memainkan file langsung dari YouTube. Kekurangannya adalah tidak ada equalizer, tidak ada alternatif visualisasi, dan suara yang dihasilkan juga tak terlalu istimewa. Sedangkan untuk Video Player pada MOTOROLA MILESTONE support MP4/H.263/H.264/WMV9. Interface nya simpel dan fiturnya juga terbatas, dan yang paling disayangkan adalah tidak support codec DivX dan XviD.
Kamera yang diusung oleh MOTOROLA MILESTONE adalah kamera 5 MP didukung dengan Dual LED Flash. Disamping itu juga terdapat beberapa settingan tambahan (untuk photo) yang mana pada kebanyakan handphone-handphone ANDROID sebelumnya tidak ada seperti settingan untuk flash, digital zoom, scene mode, white balance, color effects, dan macro focus mode. Hasil yang didapat untuk photo/image adalah bisa mencapai resolusi maksimal 2592 x 1936 pixels dengan kualitas mumpuni. Sedangkan untuk video recording, MILESTONE dengan kameranya ini mampu menghasilkan file video dalam format 3gp dengan resolusi D1 (720x480 pixels) 30fps.
Pada segmen konektivitas, MOTOROLA MILESTONE rasanya bisa memenuhi segala yang dibutuhkan oleh user. Urusan koneksi lokal ditangani oleh port microUSB v2.0 (charge), Wi-Fi dan Bluetooth v2.1 dengan A2DP. Disamping itu juga ada slot microSD untuk transfer data (8GB bonus, max 32 GB) namun sayangnya letaknya didalam dan tidak hot-swap (harus mematikan handphone untuk menggantinnya). Sedangkan untuk koneksi internet MOTOROLA MILESTONE hadir dengan koneksi GPRS/EDGE class 12 hingga jaringan 3G dengan 10.2 Mbps HSDPA dan 5.76 Mbps HSUPA.
Untuk berselancar di internet, MOTOROLA MILESTONE menyediakan ANDROID Webkit web browser. Keunggulan dari web browser ini adalah selain cepat, interface nya juga jernih dan jelas. Selain itu web browser Andoid ini juga memungkinkan user untuk membuka beberapa halaman web sekaligus. Dan untuk memilih mana yang mau dilihat (view), bisa lewat tombol Windows pada menu browser. Zooming (double tap atau pinch zoom), panning dan scrolling bisa dilakukan dengan cepat dan halus. Upgrade yang tampak pada web browser ANDROID v2.0 ini adalah tersedianya address bar pada setiap halaman web dan fasilitas bookmark dengan page thumbnail. Sedangkan hal yang patut disesalkan dari web browser ANDROID pada handphone MOTOROLA MILESTONE ini adalah tidak support Flash walaupun sebenarnya MOTOROLA MILESTONE mempunyai applikasi untuk YouTube.
Untuk Navigasi, MOTOROLA MILESTONE hadir dengan GPS receiver plus A-GPS, Google Maps untuk petanya dan dilengkapi dengan software MOTONAV. Selain itu juga ada digital compass yang membantu user untuk menentukan arah tentunya. Seperti biasanya yang patut disayangkan adalah untuk fitur voice navigation, user harus membayarnya jika ingin menggunakannya.
Applikasi-applikasi lainnya yang sudah langsung ada pada MOTOROLA MILESTONE antara lain adalah Calendar, Kalkulator, Alarm dan applikasi YouTube. Tidak banyak memang yang langsung terinstall, tapi user bisa mendownload dan menambahkan sendiri applikasi yang diinginkan dengan mencarinya di ANDROID/GOOGLE Market. Kebanyakan dari software atau applikasi yang disediakan bisa didownload secara gratis. Diantaranya yang sangat berguna dan gratis adalah Quick Office untuk membuka File Office (words, powerpoint, excell dan pdf). Sedangkan untuk editornya, user harus bayar untuk mendapatkannya.
Akhirnya yang dapat kami sampaikan mengenai MOTOROLA MILESTONE adalah inilah handphone ANDROID terbaik dan terlengkap sekarang ini. Handphone atau Smartphone atau PocketPC satu ini tidak hanya siap untuk bersaing tetapi juga jelas memberikan ancaman yang nyata bagi handphone-handphone kelas atas lainnya yang mempunyai spesifikasi sama walaupun dari segi harga MILESTONE memang agak mahal.





